Nikmatnya Berpuasa
Manfaat puasa.
Puasa merupakan suatu
amalan yang biasa dilakukan oleh umat islam, khususnya pada bulan ramadhan.
Puasa juga merupakan wujud rasa syukur atas nikmat dan sebagai wujud pengabdian
seorang hamba pada Tuhannya. Disamping itu, dalam medis menyebutkan bahwa puasa
sangat bermanfaat bagi kesehatan. Berikut manfaat puasa bagi kesehatan tubuh.
1. Meningkatkan kemampuan otak
Puasa dapat meningkatkan neurotropik yang diturunkan dari otak,
yang membantu tubuh untuk memproduksi lebih banyak sel-sel otak, dan pada akhirnya
dapat meningkatkan fungsi otak. Penurunan jumlah hormon kortisol pada saat
berpuasa yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal dapat membuat seseorang
menurunkan tingkat stres.
2. Membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh
darah
Sakit jantung merupakan salah satu penyakit yang paling mematikan.
Berpuasa memiliki dampak yang baik untuk kesehatan jantung, ketika berpuasa,
tubuh melakukan peningkatan HDL dan penurunan LDL yang bagik untuk kesehatan
jantung dan pembuluh darah.
3. Menurunkan kadar kolesterol
Penurunan berat badan pada saat berpuasa merupakan salah satu
manfaat puasa. Sebuah penelitian di Uni Emirat Arab menyimpulkan bahwa orang
yang berpuasa terjadi pengurangan kadar kolesterol dalam darah. Kadar
kolesterol rendah meningkatkan kesehatan jantung, sehingga dapat mengurangi
risiko terserang penyakit jantung atau stroke. Terlebih lagi jika mengikuti
program diet sehat, tingkat kolesterol pun dapat diturunkan dengan mudah.
4. Dapat berpikir lebih tajam dan lebih kreatif
Puasa dapat membuat pikiran menjadi lebih tenang dan melambat,
menurut sebuah penelitian pikiran yang melambat dapat membuatnya bekerja lebih
tajam. Rasa lapar ketika berpuasa merupakan masalah yang wajar apabila rasa
lapar memaksa untuk berpikiran lebih tajam dan lebih kreatif.
5. Mengurangi kebiasaan buruk
Berpuasa adalah salah satu cara yang tepat untuk mengubah gaya
hidup yang tidak sehat dan pola makan buruk. Selama kegiatan berpuasa dapat
menghentikan kebiasaan seperti merokok dan makan makanan yang manis.
6. Mengontrol berat badan
Berpuasa dapat membuat tubuh untuk lebih mudah menurunkan berat
badan. Tidak perlu melakukan diet yang berlebih untuk menurunkan berat badan.
Dengan makan makanan secukupnya dan tetap mengonsumsi makanan yang sehat selama
berpuasa.
7. Menyehatkan ginjal
Ginjal berfungsi untuk sebagai saringan zat berbahaya dari yang
kita makan dan minum. Fungsi ginjal akan maksimal apabila kekuatan osmosis urin dalam tubuh mencapai 1000
sampai 12.000 ml osmosis/kg air. Dengan berkurangnya asupan air pada saat
menjalankan ibadah berpuasa, target untuk mencapai kekuatan osmosis dalam urin
dapat tercapai sehingga pada akhirnya akan berdampak baik untuk kesehatan
ginjal.
8. Mengeluarkan racun dalam tubuh
Manfaat puasa juga dapat mengeluarkan racun dalam tubuh yang
menumpuk atau mendetoksifikasi. Selama berpuasa, Anda dapat mendetoksifikasi
atau mengeluarkan racun dalam sistem pencernaan dalam satu bulan. Ketika tubuh
memakan cadangan lemak untuk mendapatkan energi, cadangan lemak akan membakar
setiap racun yang berbahaya dalam tubuh.
9. Mencegah diabetes
Diabetes dapat
disebabkan karena tingginya kadar gula dan kolesterol yang terdapat dalam
tubuh. Dengan kegiatan berpuasa konsumsi gula dan makanan yang berlemak akan
dapat terkontrol sehingga pada akhirnya dapat mencegah diabetes dan penyakit
turunannya.
10. Menyerap banyak nutrisi
Metabolisme akan menjadi lebih efisien ketika berpuasa.
Metabolisme yang efesien berarti jumlah nutrisi yang akan diserap dari makanan
menjadi semakin besar. Hal ini dikarenakan terjadinya peningkatan hormon
adiponectin yang diproduksi oleh kombinasi antara puasa dengan sahur, sehingga
memungkinkan untuk menyerap lebih banyak nutrisi.
11. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Pada saat berpuasa, tubuh akan lemas yang menurut beberapa orang
akan menjadi lebih mudah sakit. Hal ini salah dan ternyata puasa dapat
meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ketika berpuasa maka akan terjadi
peningkatan Limfosit bahkan sampai 10 kali lipat dalam tubuh, hal ini dapat
memberikan pengaruh yang besar dan baik terhadap sistem kekebalan tubuh,
sehingga puasa dapat menghindarkan dari berbagai virus.
12.Mengatasi sakit sendi
atau encok
Dengan berpuasa secara teratur dapat meningkatkan sel penetral alami
dalam tubuh yang pada akhirnya akan membuat sakit encok sedikit demi sedikit
menuju kesembuhan. Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa adanya korelasi antara
meningkatnya kemampuan sel penetral atau pembasmi bakteri dengan membaiknya
radang sendi atau penyebab encok itu sendiri.
13. Keseimbangan anabolisme dan katabolisme
Berbeda
dengan kelaparan atau starvasi dalam berbagai bentuk dapat mengganggu kesehatan
tubuh. Namun sebaliknya, dalam puasa ramadhan terjadi keseimbangan anabolisme
dan katabolisme yang berakibat asam amino dan berbagai zat lainnya membantu
peremajaan sel dan komponennya memproduksi glukosa darah dan mensuplai asam
amino dalam darah sepanjang hari. Cadangan protein yang cukup dalam hati karena
asupan nutrisi saat buka dan sahur akan tetap dapat menciptakan kondisi tubuh
untuk terus memproduksi protein esensial lainnya seperti albumin, globulin dan
fibrinogen. Hal ini tidak terjadi pada starvasi jangka panjang, karena terjadi
penumpukan lemak dalam jumlah besar, sehingga beresiko terjadi sirosis hati.
Sedangkan saat puasa di bulan ramadhan, fungsi hati masih aktif dan baik.
14.Tidak akan mengakibatkan pengasaman dalam darah.
Kemudian juga berbeda dengan starvasi, dalam puasa Islam
penelitian menunjukkan asam amino teroksidasi dengan pelan dan zat keton tidak
meningkat dalam darah sehingga tidak akan mengakibatkan pengasaman dalam darah.
15. Tidak berpengaruh pada sel darah manusia
Dalam penelitian, saat puasa tidak berpengaruh pada sel darah
manusia & tidak terdapat perbedaan jumlah retikulosit, volume sel darah
merah serta rata-rata konsentrasi hemoglobin (MCH, MCHC) dibandingkan dengan
orang yang tidak berpuasa.
16. Puasa pada penderita diabetes tipe 2 tidak berpengaruh
Puasa ramadhan pada penderita diabetes tipe 2 tidak berpengaruh
dan tidak terdapat perbedaan protein gula, protein glikosilat dan hemoglobin glikosilat.
Namun pada penderita diabetes tipe tertentu sebaiknya harus berkonsultasi
dengan dokter bila hendak berpuasa. Diantaranya adalah penderita diabetes
dengan keton meningkat, sedang hamil, usia anak atau komplikasi lain seperti
gagal ginjal dan jantung.
17.Pengaruh pada Ibu hamil dan menyusui
Terdapat sebuah penelitian puasa pada ibu hamil, ibu menyusui, dan
kelompok tidak hamil dan tidak menyusui di perkampungan Afika Barat. Ternyata
dalam penelitian tersebut disimpulkan tidak terdapat perbedaan kadar glukosa
serum, asam lemak bebas, trigliserol, keton, beta hidroksi butirat, alanin,
insulin, glucagon dan hormon tiroksin.
18.Pengaruh pada janin saat ibu hami berpuasa
Penelitian di Departemen Obstetri dan Ginekologi dari Gaziantep
University Hospital, terhadap 36 wanita sehat dengan kehamilan tanpa komplikasi
berturut-turut dari 20 minggu atau lebih, yang berpuasa selama bulan Ramadhan
untuk mengevaluasi efek Ramadan pada janin, pengukuran Doppler ultrasonografi
dalam peningkatan diameter biparietal janin (BPD), peningkatan panjang tulang
paha janin (FL), meningkatkan berat badan diperkirakan janin (EFBW), profil
biofisik janin (BPP), indeks cairan amnion (AFI), dan rasio arteri umbilikalis
sistol / diastol (S / D) rasio.
Kortisol serum ibu, trigliserida, kolesterol total, low-density
lipoprotein (LDL), high density lipoprotein (HDL), very
Low density lipoprotein (VLDL), dan LDL / HDL rasio juga dievaluasi
sebelum dan sesudah Ramadhan. Hasil penelitian menunjukkan, tidak ada perbedaan
signifikan yang ditemukan antara kedua kelompok untuk usia janin, berat badan
ibu, perperkiraan kenaikan berat badan janin (EFWG), BPP janin, AFI, dan rasio
arteri umbilikalis S / D.
19.Pengaruh pada fungsi kelenjar gondok
Ketika berpuasa ternyata juga terbukti tidak berpengaruh pada
fungsi kelenjar gondok manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak
terdapat perbedaan kadar plasma tiroksin (TS),tiroksin bebas, tironin triyodium
dan hormon perangsang gondok (TSH) pada penderita laki-laki yang berpuasa.
20.Pengaruh pada hormon virgisteron
Sedangkan pada penelitian hormon wanita tidak terjadi gangguan
pada hormon virgisteron saat melaksanakan puasa. Tetapi, 80% populasi
penelitian menunjukkan penurunan hormon prolaktin. Penelitian ini menunjukkan
harapan baru bagi penderita infertilitas atau kemandulan wanita yang disebabkan
peningkatan hormon prolaktin. Sehingga saat puasa, wanita tetap berpeluang
besar untuk tetap pada kondisi subur.
21.Memperbaiki dan merestorasi fungsi dan kinerja sel
Saat puasa terjadi perubahan dan konversi yang masif dalam asam
amino yang terakumulasi dari makanan, sebelum didistribusikan dalam tubuh
terjadi format ulang. Sehingga, memberikan kesempatan tunas baru sel untuk
memperbaiki dan merestorasi fungsi dan kinerjanya. Pola makan saat puasa dapat
mensuplai asam lemak dan asam amino penting saat makan sahur dan berbuka.
Sehingga terbentuk tunas-tunas protein , lemak, fosfat, kolesterol dan lainnya
untuk membangun sel baru dan membersihkan sel lemak yang menggumpal di dalam
hati. Jumlah sel yang mati dalam tubuh mencapai 125 juta perdetik, namun yang
lahir dan meremaja lebih banyak lagi.
22.Sangat efektif meningkatkan konsentrasi urin dalam ginjal serta
meningkatkan kekuatan osmosis urin
Penghentian konsumsi air selama puasa sangat efektif meningkatkan
konsentrasi urin dalam ginjal serta meningkatkan kekuatan osmosis urin hingga
mencapai 1000 sampai 12.000 ml osmosis/kg air. Dalam keadaan tertentu hal ini
akan memberi perlindungan terhadap fungsi ginjal. Kekurangan air dalam puasa
ternyata dapat meminimalkan volume air dalam darah. Kondisi ini berakibat
memacu kinerja mekanisme lokal pengatur pembuluh darah dan menambah
prostaglandin yang pada akhirnya memacu fungsi dan kerja sel darah merah.
23.Penurunan berbagai hormon salah satu rahasia hidup jangka
panjang
Penelitian endokrinologi menunjukkan bahwa pola makan saat puasa
yang bersifat rotatif menjadi beban dalam asimilasi makanan di dalam tubuh.
Keadaan ini mengakibatkan penurunan pengeluaran hormon sistem pencernaan dan
insulin dalam jumlah besar. Penurunan berbagai hormon tersebut merupakan salah
satu rahasia hidup jangka panjang.
24.Bermanfaat dalam pembentukan sperma
Manfaat lain ditunjukan dalam penelitian pada kesuburan laki-laki.
Dalam penelitian tersebut dilakukan penelitian pada hormon testoteron, prolaktin,
lemotin, dan hormon stimulating folikel (FSH), Ternyata hasil akhir kesimpulan
penelitian tersebut puasa bermanfaat dalam pembentukan sperma melalui perubahan
hormon hipotalamus-pituatari testicular dan pengaruh kedua testis.
25.Memperbaiki hormon testoteron dan performa seksual
Dalam sebuah jurnal endokrin dan metabolisme dilaporkan penelitian
puasa dikaitkan dengan hormon dan kemampuan seksual laki-laki. Penelitian
tersebut mengamati kadar hormon kejantanan (testoteron), perangsang kantung
(FSH) dan lemotin (LH). Terjadi perubahan kadar berbagai hormon tersebut dalam
tiap minggu. Dalam tahap awal didapatkan penurunan hormon testoteron yang
berakibat penurunan nafsu seksual tetapi tidak menganggu jaringan kesuburan.
Namun hanya bersifat sementara karena beberapa hari setelah puasa hormon
testoteron dan performa seksual meningkat pesat melebihi sebelumnya.
26.Memperbaiki kondisi mental secara bermakna
Seorang peneliti diMoskow melakukan penelitian pada seribu
penderita kelainan mental termasuk skizofrenia. Ternyata dengan puasa sekitar
65% terdapat perbaikan kondisi mental yang bermakna. Berbagai penelitian
lainnya menunjukkan ternyata puasa Ramadhan juga mengurangi risiko kompilkasi
kegemukan, melindungi tubuh dari batu ginjal, meredam gejolak seksual kalangan
muda dan penyakit lainnya yang masih banyak lagi.
27.Peningkatan komunikasi psikososial baik dengan Allah dan sesama
manusia
Manfaat puasa bagi kehidupan psikososial memegang peranan penting
dalam kesehatan manusia. Dalam bulan puasa terjadi peningkatan komunikasi
psikososial baik dengan Allah dan sesama manusia. Hubungan psikologis berupa
komunikasi dengan Allah akan meningkat pesat, karena puasa adalah bulan penuh
berkah. Setiap doa dan ibadah akan berpahala berlipat kali dibandingkan
biasanya. Bertambahnya kualitas dan kuantitas ibadah di bulan puasa akan juga
meningkatkan komunikasi sosial dengan sesama manusia baik keluarga, saudara dan
tetangga akan lebih sering. Berbagai peningkatan ibadah secara langsung akan
meningkatkan hubungan dengan Pencipta dan sesamanya ini akan membuat jiwa lebih
aman, teduh, senang, gembira, puas serta bahagia.
28.Menurunkan adrenalin
Keadaan psikologis yang tenang, teduh dan tidak dipenuhi rasa
amarah saat puasa ternyata dapat menurunkan adrenalin. Saat marah terjadi
peningkatan jumlah adrenalin sebesar 20-30 kali lipat. Adrenalin akan
memperkecil kontraksi otot empedu, menyempitkan pembuluh darah perifer,
meluaskan pembuluh darah koroner, meningkatkan tekanan darah arterial dan
menambah volume darah ke jantung dan jumlah detak jantung. Adrenalin juga
menambah pembentukan kolesterol dari lemak protein berkepadatan rendah.
Berbagai hal tersebut ternyata dapat meningkatkan resiko penyakit pembuluh
darah, jantung dan otak seperti jantung koroner, stroke dan lainnya.
Itulah beberapa manfaat
penting puasa bagi tubuh manusia. Tidak hanya itu, puasa juga dapat mendekatkan
diri pada Allah SWT. Karena puasa merupakan suatu amalan yang hanya diketahui
oleh pelaku dan Allah saja, jadi tidak ada suatu patokan besarnya pahala yang
diperoleh. Hal itulah yang dapat mendidik jiwa untuk selalu ikhlas
dalam melakukan suatu amalan.
Namun begitu, pastilah
Allah yang Maha Tahu atas semua amalan yang kita lakukan. Jadi jangan khawatir,
Allah pasti membalas semua amalan yang kita lakukan, ibaratnya meskipun hanya
sebesar biji sawi pun.
Sumber:
http://ayokesehatan.blogspot.com/2014/07/12-manfaat-puasa-bagi-kesehatan-tubuh.html
Komentar
Posting Komentar