Sejuta Rahasia Dalam Otak Manusia
A.1 DAHSYATNYA TUHAN
MENCIPTAKAN OTAK MANUSIA
Tuhan menciptakan manusia dengan
kemampuan otak/ daya pikir yang luar biasa:
1. Lebih dari 30 Miliar Neuron
atau Syaraf
2. Memori 30-70 Trilliun giga
3. Mencetuskan aliran elektrik
4. Memiliki kemampuan 10.000 x Kemampuan Komputer
5. 70-100 Trilyun pola pikir tak terhingga yg setara dg 500 ensiklopedia
6. Aktivasi sel menghasilkan gelombang otak yg disebut juga Brainwave
7. Brainwave dapat direkam dengan electroencephalograph (EEG)
2. Memori 30-70 Trilliun giga
3. Mencetuskan aliran elektrik
4. Memiliki kemampuan 10.000 x Kemampuan Komputer
5. 70-100 Trilyun pola pikir tak terhingga yg setara dg 500 ensiklopedia
6. Aktivasi sel menghasilkan gelombang otak yg disebut juga Brainwave
7. Brainwave dapat direkam dengan electroencephalograph (EEG)
A.2 BAGIAN-BAGIAN OTAK
MANUSIA
Otak manusia terdiri dari:
1. Otak Besar yang terdiri dari:
otak kanan (berpikir seni) dan otak kiri (berpikir logis), Otak besar disebut
juga: Otak depan, otak kanan dan otak kiri, otak berpikir, otak neocorteks atau
otak mamalia baru.
2. Otak belakang terdiri
dari: a. Batang Otak (mengatur kerja
jantung, dll): Batang otak disebut juga Otak Reptil, di batang otak paling atas
terdapat Mesencephalon/ Otak tengah/Midbrain. b. Otak Kecil
(mengatur gerak):Paul MacLean, Direktur Laboratorium Evolusi dan Tingkah
Laku Otak, National Institute of Mental Health di Amerika menemukan bahwa di
dalam otak manusia terbagi menjadi 3 bagian besar yaitu: b1.Otak
Mamalia Baru, Neocortex, Higher-order thinking, Neomammalian. b2.
Otak Mamalia Tua, Limbic Brain, terdiri dari system operasi otak tengah/ system
limbic, emotions, Paleomammalian, Sistem Limbic / system operasi otak tengah
terdiri dari:- Amigdala, hipokampus, hipotalamus, – Di dalam
system limbic selain 3 komponen tersebut, juga termasuk di dalamnya batang
otak, Karna otak tengah/ mesencephalon menyatu dengan batang otak, otomatis
otak tengah/ mesencephalon itu termasuk dalam system limbic. b3.Otak
Reptil, brain stem, yaitu batang otak, protoreptilian, survival: Dunia
kedokteran tidak mengenal istilah Otak Tengah, karena istilah Otak Tengah itu
hanya dipakai pada saat pembentukan otak pada janin dalam kandungan, setelah
pembentukan itu selesai, otak tengah (midbrain/ mesencephalon) sudah
digolongkan sebagai batang otak.
A.3 ANATOMI MESENCEPHALON
Secara anatomi, mesenchephalon
tidak berada di tengah-tengah, antara otak kanan dan otak kiri, melainkan
berada di tengah-tengah antara otak depan dan otak belakang.
Karena secara anatomi
mesencephalon tidak berhubungan langsung dengan otak kanan dan otak kiri, maka
mesencephalon tidak mungkin bisa menghubungkan keduanya, apalagi
menyeimbangkan.
“Dr Arman Yurisaldi, MS, SpS
dalam bukunya berjudul “Mengungkap Misteri Otak Tengah” ditulis: Otak tengah
BUKAN otak penghubung antara otak kiri dan kanan. Penghubung antara otak kiri
dan kanan adalah Corpus Callosum”.
A.4.1 KAJIAN MEDIS : Fungsi
Mesencephalon
Sebenarnya otak tengah kita
sudah aktif, melainkan hubungannya adalah dengan fungsi mesenchephalon
sebagai fungsi visual (yang dibawa masuk ke VISUALISASI,
melalui cara mempertajam intuisi di pikiran bawah sadar), Dalam dunia medis, mesencephalon
itu berfungsi sebagai FUNGSI VISUAL yang meliputi pergerakan :
1. Bola Mata
2. Lensa Mata
3. Diameter Pupil
4. Saraf Visual
5. Gerak Motorik
2. Lensa Mata
3. Diameter Pupil
4. Saraf Visual
5. Gerak Motorik
Hasil penelitian international
mengenai kegunaan Mesencephalon adalah:
1. Penyusunan memori yang baru bersama dengan
organ hipokampus yang dirangsang oleh kadar dopamine otak, dengan demikian
pembelajaran juga melibatkan otak tengah/ mesencephalon.
2. Organ penyusun system limbic seperti:
amygdale, hipokampus, dan hipotalamus berperan penting dalam penyusunan dan
recalling memori
3. Sistem limbic merupakan system
control emosi dan kontrol hormon, sehingga proses belajar dapat dilakukan
serempak / simultan
Jadi karena mesencephalon secara
Medis berfungsi secara visual, penyusunan memori, recalling memori, control
emosi dan control hormone, maka otak tengah/mesencephalon dengan Blind
Fold Method lebih mengarah pada disiplin ilmu psikologi dan ilmu okultisme yang
mana lebih menjelaskan BFM untuk memasuki pikiran bawah sadar dengan
menggunakan indra ke enam.
A.4.2 KAJIAN PSIKOLOGI :
Fungsi Mesencephalon
Fungsi mesencephalon bukan
sebagai penyeimbang otak kanan dan otak kiri, melainkan fungsi utamanya adalah
sebagai perantara antara pikiran sadar dan pikiran bawah sadar.
“Dalam buku Quantum Ikhlas oleh
Erbe Sentanu, dijelaskan bahwa menurut Paul MacLean, Direktur
Laboratorium Evolusi dan Tingkah Laku Otak, National Institute of Mental Health
di Amerika, mengenai 3 bagian otak tersebut”, dalam dunia psikologi, diketahui
bahwa pikiran manusia terdiri dari 2 macam, yaitu pikiran sadar dan pikiran
bawah sadar.
1.Otak Mamalia Baru, Neocortex,
Higher-orderthinking, Neomammalian mengoperasikan pikiran sadar.
2.Otak Mamalia Tua, system limbic, menjadi perantara pikiran sadar dan pikiran bawah sadar.
3.Otak Reptil, brain stem, yaitu batang otak, protoreptilian, survival, mengoperasikan pikiran bawah sadar.
2.Otak Mamalia Tua, system limbic, menjadi perantara pikiran sadar dan pikiran bawah sadar.
3.Otak Reptil, brain stem, yaitu batang otak, protoreptilian, survival, mengoperasikan pikiran bawah sadar.
A.4.2.1 Apa itu pikiran
sadar?
Dalam buku Hypnotherapy, Adi W
Gunawan, dijelaskan bahwa Pikiran sadar adalah :
1. Proses mental yang bisa
dikendalikan secara sengaja,
2. Menerima informasi lewat lima panca indra,
3. Mengidentifikasi,
4. Membandingkan dengan memori,
5. Menganalisa,
6. Memutuskan respon berdasarkan informasi,
7. Bereaksi dengan logika
2. Menerima informasi lewat lima panca indra,
3. Mengidentifikasi,
4. Membandingkan dengan memori,
5. Menganalisa,
6. Memutuskan respon berdasarkan informasi,
7. Bereaksi dengan logika
Cara kerja otak berpikir/
pikiran sadar adalah mengolah data yang masuk / input data melalui 5 Panca
Indra, diproses dengan 3 pola pikir (mengidentifikasi, membandingkan dengan
memori, menganalisa) dan akhirnya diputuskan berupa respon.
A.4.2.2 Otak mamalia tua/
Sistem limbic:
Menurut buku Anatomi Susunan
Syaraf Pusat Manusia, karya DR. P. Sidharta dan Dr. G. Dewanto: “System operasi
otak tengah/ system limbic, melibatkan beberapa komponen di bagian tengah dan
melibatkan juga batang otak/ otak reptile yang menyatu dengan mesencephalon
/midbrain”.
Fungsi Otak mamalia tua/ Sistem
limbic:
1. menghubungkan pikiran sadar
dan pikiran bawah sadar.
2. mengatur emosi.
3. Terkadang terkandung emosi kelembutan dan ingin merawat, layaknya mamalia pada umumnya.
4. Tetapi tidak jarang emosi ini berupa: agresi, perlawanan, ingin mendominasi dan ingin membela diri, rasa takut terekam di sini, Dalam buku Quantum Ikhlas oleh Erbe Sentanu, dijelaskan bahwa: “Dalam hal ini otak tengah netral, namun untuk penggunaan emosi yang dioperasikan ke batang otak/sistim limbik, menghasilkan emosi negative (di dalamnya terdapat pikiran bawah sadar), sedangkan jika emosi mengubah jalur saraf ke otak berpikir/ neocorteks akan menghasilkan emosi positif (pikiran sadar)”.
2. mengatur emosi.
3. Terkadang terkandung emosi kelembutan dan ingin merawat, layaknya mamalia pada umumnya.
4. Tetapi tidak jarang emosi ini berupa: agresi, perlawanan, ingin mendominasi dan ingin membela diri, rasa takut terekam di sini, Dalam buku Quantum Ikhlas oleh Erbe Sentanu, dijelaskan bahwa: “Dalam hal ini otak tengah netral, namun untuk penggunaan emosi yang dioperasikan ke batang otak/sistim limbik, menghasilkan emosi negative (di dalamnya terdapat pikiran bawah sadar), sedangkan jika emosi mengubah jalur saraf ke otak berpikir/ neocorteks akan menghasilkan emosi positif (pikiran sadar)”.
A.4.2.3 Apa itu Pikiran
Bawah Sadar?
Dalam buku Hypnotherapy, Adi W
Gunawan, dijelaskan bahwa Pikiran bawah sadar adalah:
1. Proses mental secara
otomatis,
2. Tidak menyadari,
3. Sulit dikendalikan secara sengaja,
4. Kebiasaan,
5. Emosi,
6. Perasaan,
7. Memori permanent/memori jangka panjang,
8. Kepribadian,
9. Intuisi (tanpa melalui 5 indra),
10. Kreatifitas,
11. Persepsi/anggapan,
12. Keyakinan/ belief,
13. dan nilai-nilai/ value.
2. Tidak menyadari,
3. Sulit dikendalikan secara sengaja,
4. Kebiasaan,
5. Emosi,
6. Perasaan,
7. Memori permanent/memori jangka panjang,
8. Kepribadian,
9. Intuisi (tanpa melalui 5 indra),
10. Kreatifitas,
11. Persepsi/anggapan,
12. Keyakinan/ belief,
13. dan nilai-nilai/ value.
Di dalam pikiran bawah sadar,
terdapat yang namanya PUSAT KENDALI OTOMATIS, Pikiran bawah sadar bereaksi
dengan imajinasi/ membayangkan/ bahasa gambar, Pikiran bawah sadar beroperasi
di Otak Reptil/ batang otak yang di dalamnya terdapat mesencephalon.
A.4.2.4 Perbandingan
pikiran sadar dan pikiran bawah sadar:
Seperti gunung, dimana
bagian gunung yang muncul ke permukaan, hanya lebih kurang 10% adalah pikiran
sadar, dan bagian gunung yang terendam dalam tanah adalah lebih kurang
90% yang merupakan pikiran bawah sadar. Kekuatan Pikiran bawah sadar adalah 9
kali lipat lebih kuat daripada pikiran sadar. Itulah yang menyebabkan seseorang
itu sulit mengubah sebuah kebiasaan yang sudah terlanjur mengendap di pikiran
bawah sadar.
Apabila terjadi pertentangan
antara pikiran sadar dan bawah sadar, pikiran bawah sadar pastilah yang menang.
A..5.1. KAJIAN MEDIS DAN
PSIKOLOGI TENTANG APA ITU GELOMBANG OTAK MANUSIA ?
Gelombang otak manusia bisa
dideteksi dengan alat EEG, Elektroenchephalograph.
Lima Gelombang Otak Manusia
terbagi menjadi :
1.Gamma (30-45 Hz): hasrat, konsentrasi
tinggi, focus, ekstasi tinggi, pengerahan energi.
2.Beta Tinggi : anksietas/gelisah, ekstasi atau keterangsangan, Beta (15-30 Hz): Merasa, berpikir, persepsi, konsentrasi, kognisi, aktivitas mental.
3.Alpha (8-15 Hz): Bangun, kesadaran penuh akan badan dan lingkungan, produksi srontonin meningkat, Alpha rendah relaksasi (dalam keadaan sadar), menghayal, visualisasi, pra tidur, tutup mata tetapi masih sadar, gerbang akses ke pikiran bawah sadar, bekerja di otak tengah/ midbrain.
4.Theta (4-8 Hz): Emosi, pengalaman emosional, kreativitas, meditasi dalam, gerbang ke pikiran bawah sadar, mengantuk, tidur bermimpi, terhipnosa, transe, produksi catecholamin meningkat, vital untuk memori, ingatan dan pembelajaran,
5.Delta (0,1-4 Hz) : instink/naluri, tidur tanpa bermimpi, tidur nyenyak, pingsan, trans berat, koma ringan,produksi hormone pertumbuhan meningkat, Delta rendah : Koma berat, mati suri.
2.Beta Tinggi : anksietas/gelisah, ekstasi atau keterangsangan, Beta (15-30 Hz): Merasa, berpikir, persepsi, konsentrasi, kognisi, aktivitas mental.
3.Alpha (8-15 Hz): Bangun, kesadaran penuh akan badan dan lingkungan, produksi srontonin meningkat, Alpha rendah relaksasi (dalam keadaan sadar), menghayal, visualisasi, pra tidur, tutup mata tetapi masih sadar, gerbang akses ke pikiran bawah sadar, bekerja di otak tengah/ midbrain.
4.Theta (4-8 Hz): Emosi, pengalaman emosional, kreativitas, meditasi dalam, gerbang ke pikiran bawah sadar, mengantuk, tidur bermimpi, terhipnosa, transe, produksi catecholamin meningkat, vital untuk memori, ingatan dan pembelajaran,
5.Delta (0,1-4 Hz) : instink/naluri, tidur tanpa bermimpi, tidur nyenyak, pingsan, trans berat, koma ringan,produksi hormone pertumbuhan meningkat, Delta rendah : Koma berat, mati suri.
Dalam hal ini semua gelombang
otak manusia tetap ada secara lengkap dalam waktu yang bersamaan, namun hanya
satu saja gelombang otak yang dominan. Pada anak-anak, sekalipun mereka
beraktifitas dalam keadaan Betha, jika diperiksa dengan EEG gelombang otak anak
anak dalam keadaan Alpha dan Theta. Setelah seorang anak akil balik, dia akan
menggunakan gelombang betha sama seperti orang dewasa.
Perbedaan Gelombang Otak pada
anak inilah yang mengakibatkan:
1. Anak-anak cepat menyerap/ menangkap
/ belajar hal baru.
2. Anak-anak sering bermimpi.
3. Pengalaman traumatis seseorang pada masa kecil terekam sampai dewasa kita tidak bisa mengingat masa dalam kandungan dan masa bayi, karna semua pengalaman itu terekam dalam memory bawah sadar yang paling bawah yang disebut memory primitif. (Dalam buku Hypnotherapy, Adi W Gunawan)
2. Anak-anak sering bermimpi.
3. Pengalaman traumatis seseorang pada masa kecil terekam sampai dewasa kita tidak bisa mengingat masa dalam kandungan dan masa bayi, karna semua pengalaman itu terekam dalam memory bawah sadar yang paling bawah yang disebut memory primitif. (Dalam buku Hypnotherapy, Adi W Gunawan)
A.5.2. APA HUBUNGAN
GELOMBANG OTAK DENGAN PIKIRAN SADAR DAN PIKIRAN BAWAH SADAR?
Gelombang Gamma, dan Betha
mewakili pikiran sadar,
Gelombang Tetha dan Delta mewakili pikiran bawah sadar,
Gelombang Alpha adalah gelombang netral, yang bisa menjadi penghubung/perantara, ke pikiran sadar yang bekerja di otak berpikir/ atau ke pikiran bawah sadar yang bekerja di otak reptile/ batang otak
Gelombang Tetha dan Delta mewakili pikiran bawah sadar,
Gelombang Alpha adalah gelombang netral, yang bisa menjadi penghubung/perantara, ke pikiran sadar yang bekerja di otak berpikir/ atau ke pikiran bawah sadar yang bekerja di otak reptile/ batang otak
A.5.3.1 SISI POSITIF
GELOMBANG ALPHA YANG BEKERJA DI OTAK TENGAH/ MESENCEPHALON
Menurut Daniel M. Landers,
profesor ilmu kesehatan fisik dan olahraga dari Univeritas Arizona. “Hasil
penelitiannya membuktikan bahwa ada hubungan antara gelombang alpha dan
kegiatan berolah raga, yang juga di dapat pada saat seseorang sedang
bermeditasi”.
Ada banyak manfaat olah raga
bagi kesehatan mental yang ditemukan dari hasil penelitian ini salah satunya
adalah dengan berolah raga yang dominan gelombang alpha, diproduksi zat
biokimia alami yaitu zat Beta- Endorphin yang dapat berfungsi sbb:
1. meningkatkan daya ingat.
2. dan menambah konsentrasi dalam belajar.
3. Menambah kreatifitas.
4. Meningkatkan kemampuan belajar.
2. dan menambah konsentrasi dalam belajar.
3. Menambah kreatifitas.
4. Meningkatkan kemampuan belajar.
Kesimpulan: pada saat seseorang
yang berolah raga terjadi pemaksimalan gelombang alpha di otak, yang memberi
manfaat bagi kesehatan mental.
A.5.3.2 KAJIAN MEDIS
Otak tengah kita/gelombang alpha
kita tidak tertidur !
Binatang terkecil sekalipun
memiliki batang otak dan otak tengah, dan hanya sebagian kecil binatang saja
yang menggunakan otak berpikir/ neokortex, contohnya lumba-lumba di sirkus
dapat menghitung matematika. Bahkan tidak semua binatang memiliki bagian otak
neokortex, contohnya pada binatang reptile.
Hal ini juga dibuktikan oleh
hasil penelitian Daniel M. Landers, profesor ilmu kesehatan fisik dan olahraga
dari Univeritas Arizona yang sudah kita bahas di atas tadi, bahwa pada saat
seseorang bermeditasi, dan pada saat orang sedang berolah raga, gelombang otak
yang dominan adalah gelombang alpha. Dalam keseharian kita otak tengah kita sudah
bekerja. Bahkan setiap saat kita menjelang tidur, otak kita bekerja pada
dominan gelombang alpha.
A.5.3.3 KAJIAN PSIKOLOGI,
SISI NEGATIF DOMINASI OTAK TENGAH :
Menurut dr. H. Taufiq Pasiak, M.
Pd. I, M.kes. beliau adalah Kandidat doctor UIN Yogyakarta, Penulis best seller
“revolusi IQ/EQ/SQ dan Managemen Kecerdasan, dalam bukunya berjudul: “Brain
Management for Self Improvement” kecerdasan emosi seseorang tercapai, jika kita
mengubah jalur sarafi emosi bukan ke system operasi otak tengah/ system limbic,
tetapi ke otak berpikir/ neo corteks. Penggunaan otak tengah/ system limbic
yang berlebihan akan menghasilkan emosi negative dimana kita tidak dapat
mengendalikan emosi, justru kita dikendalikan emosi. Sedangkan pemakaian otak
berpikir/ neocortex dalam beremosi akan menghasilkan pengendalian emosi atau
emosi positif
PERBANDINGAN ANTARA
EMOSI NEGATIF – SISTEM LIMBIC
DAN EMOSI POSITIF – NEO CORTEX
SISTEM LIMBIC (QUICK SCAN, 12
MILLI – SECONDS, LESS INFORMATION)
Primitive Brain :
Instinctual
Memory
: Daya Ingat Secara Naluri
Instinctual
Self :
Naluri Pribadi
Instan Automatic
Reaction : Reaksi Instan Otomatis
Thoughtless Instinctual : Naluri
Tanpa Dipikirkan
Emotional
Response
: Respon Emosional
Neo Corteks (Slower Input, 24
Milli-Seconds, More Information)
Modern Brain
Cocnitive
Faculties
: Kecakapan Kognitif
Psychological
Self
: Kejiwaan Pribadi
Considered Gauged
Reaction : Reaksi Dengan Pertimbangan Yang Masak
Thoughtful
Instinctual
: Naluri Yang Bijaksana
Emotional Selfish
Response : Respon Ego Emosional
Perbedaan waktu yang diperlukan,
jika emosi menggunakan sistem limbic/jalan tol adalah dua kali lipat lebih
cepat (12 MILI / DETIK BANDING 24 MILI/ DETIK), dengan hasil emosi negative,
sedangkan emosi yang dioperasikan ke otak bepikir dua kali lipat lebih lambat
dengan hasil emosi positif (24 MILI / DETIK BANDING 12 MILI / DETIK)
Kesimpulan:
1. dalam hal ini emosi adalah
netral, gelombang alpha adalah netral,
2. tergantung sekarang, apakah kita menggunakan sistem limbic dalam pengelolaan emosi (sistem limbic melibatkan otak tengah dan batang otak), ataukah menggunakan neo korteks dalam pengelolaan emosi: a- Contoh emosi pada orang yang sedang MABUK adalah dominan kondisi Gelombang Alpha: Pada orang mabuk, gelombang otak yang dominant adalah gelombang Alpha. Orang mabuk, tidak dapat mengendalikan emosinya, justru dikendalikan oleh emosi. Tentunya kita sudah sering mendengar banyak kejahatan dilakukan secara ‘tidak sadar’ oleh orang yang sedang mabuk: perkosaan, ngebut di jalan raya, dll. b-Contoh emosi positif pada orang sedang dalam kondisi Gelombang Alpha: Pada orang yang sedang berolah raga.
2. tergantung sekarang, apakah kita menggunakan sistem limbic dalam pengelolaan emosi (sistem limbic melibatkan otak tengah dan batang otak), ataukah menggunakan neo korteks dalam pengelolaan emosi: a- Contoh emosi pada orang yang sedang MABUK adalah dominan kondisi Gelombang Alpha: Pada orang mabuk, gelombang otak yang dominant adalah gelombang Alpha. Orang mabuk, tidak dapat mengendalikan emosinya, justru dikendalikan oleh emosi. Tentunya kita sudah sering mendengar banyak kejahatan dilakukan secara ‘tidak sadar’ oleh orang yang sedang mabuk: perkosaan, ngebut di jalan raya, dll. b-Contoh emosi positif pada orang sedang dalam kondisi Gelombang Alpha: Pada orang yang sedang berolah raga.
Sudah kita pelajari bersama,
bahwa berdasarkan hasil penemuan Daniel M. Landers, Professor ilmu
kesehatan fisik dan olahraga dari Univeritas Arizona ada banyak manfaat dari
olah raga, yang bekerja pada gelombang alpha, diantaranya adalah: “erobik rutin
dapat meningkatkan ketahanan kardiovaskular, sehingga nantinya kita dapat
bersikap tidak terlalu berlebihan dalam menyikapi suatu masalah” (emosi
positif)
A.6. KAJIAN MEDIS DAN
PSIKOLOGI :
KAITAN ANTARA OTAK, GELOMBANG
OTAK DAN TEORI PIKIRAN
Otak Reptil/Batang Otak
Di
Dalamnya Menyatu Dengan Mesencephalon
|
Sistem Limbic/
Sistem
Operasi Otak Tengah
Yang
Melibatkan Batang Otak/ Di Dalamnya Terdapat Mesencephalon
|
Otak Neocortex
|
Pikiran Bawah
Sadar
|
Perantara
Pikiran Sadar Dan Pikiran Bawah Sadar
|
Pikiran Sadar
|
Gelombang Theta
Dan Delta
|
Gelombang Alfa
|
Gelombang Gamma
Dan Beta
|
Emosi Sistem
Limbic
Emosi
Negatif
|
Emosi Netral
|
Emosi Neocortex
Emosi
Positif
|
Rumus: diulang-ulang di Betha/
pikiran sadar, dilakukan terus di alfa, akan mengendap di theta/ pikiran bawah
sadar, muncul kembali oleh pusat kendali otomatis secara otomatis, dan
pengaruhnya 9 kali lebih kuat
Kesimpulan :
Fungsi otak tengah/
mesencephalon dalam bidang disiplin ilmu medis adalah untuk fungsi visual,
Dalam bidang disiplin ilmu psikologi adalah untuk menghubungkan antara pikiran
sadar dan pikiran bawah sadar, atau lebih jelasnya menjadi pintu gerbang
memasuki pikiran bawah sadar, ini bekerja pada gelombang alpha
Mari kita lihat/ perbandingkan,
apakah sesuai antara fungsi mesencephalon dari sudut pandang medis dan
psikologi?
Fungsi MesencephalonSecara Medis
|
Gelombang AlphaSecara Psikologi
|
Teori pikiranSecara Psikologi
|
System limbic
Paul
Maclean : fungsi emosi
Emosi
negative –
system limbic
Emosi
positif – neocortex
|
Emosi netral
Tetapi Metode
Menutup Mata
Mengoperasikan
emosi- ke pikiran bawah sadar
Di
Sistem Limbic-emosi negatif
|
|
Fungsi visual:
|
- relaksasi
(dalam keadaan sadar)
-
menghayal
-
visualisasi
-
pra tidur
-
tutup mata tetapi
masih sadar
-
gerbang akses ke pikiran bawah sadar
-
juga dicapai lewat olah raga
|
|
Hasil
penelitian international:
4
fungsi :
-
penyusunan memori
-
recalling memori
-
control emosi
-
control hormone
|
Mesencephalon/
otak tengah Akses ke pikiran bawah sadar:
Batang
Otak sebagai Penyimpan memori jangka panjang
|
A.7. PERUBAHAN PARADIGMA
METODE PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN GELOMBANG ALPHA
Pengetahuan tentang fungsi otak,
kini berkembang dari hanya memanfaatkan fungsi otak kiri dan otak kanan, kini
manusia mengerti fungsi midbrain/ otak tengah/ mesencephalon sebagai pintu
gerbang memasuki pikiran bawah sadar yang 9 kali lebih kuat dari pada pikiran
sadar.
Kuncinya adalah: belajar juga
dapat dilakukan pada saat gelombang otak dominan alpha: menjelang tidur,
relaksasi (dalam keadaan sadar), menghayal, visualisasi, tutup mata tetapi
masih sadar.
Karena pada saat itulah
diproduksi Zat Beta- Endhorphin, yang dapat menambah daya ingat, dll. Sehingga
dapat mengendap di pikiran bawah sadar/ theta/ 9 kali lebih dahsyat.
Dalam hal ini Gelombang Alpha
adalah netral,
A.8. MEMASUKI PIKIRAN BAWAH
SADAR
Berikut ini adalah cara yang
dipakai untuk memasuki pikiran bawah sadar; dimana seseorang harus dibawa
masuk, dari kondisi awal pikiran sadar/ betha, menuju pikiran bawah sadar/
theta, melalui pikiran setengah sadar/ netral/alpha
Dari pengetahuan hal tersebut di
atas, maka bisa kita telusuri kembali apa yang terjadi dengan anak-anak, Untuk
membantu anak-anak masuk ke pikiran bawah sadar, dilakukan hal sbb:
1. Membawa anak-anak masuk dalam
gelombang alpha (gelombang alpha =netral) yang adalah pintu gerbang/akses masuk
ke pikiran bawah sadar (sampai di sini, masih positif, anak-anak diajak
bernyanyi, bermain, makan, minum, nonton film yang lucu (inikah yang dinamakan
dengan peralatan canggih?), senam otak.
2. Dalam hal ini gelombang alpha dipakai sebagai pra hypnotis, Dalam sesi ini jelas siapa pun termasuk orang tua murid boleh menemani anak-anak. Bahkan dalam gelombang alpha orang tua pun akan merasa senang/relaks.
Setelah gelombang alpha terbuka, anak-anak telah siap masuk dalam sesi audio; Terapi Gelombang Otak dalam dunia kedokteran dipakai untuk terapi korban perang, dan terapi bagi pasien penderita kepribadian ganda; Sebelum di Terapi Gelombang Otak anak-anak dalam kondisi senang, gembira dan rileks.
2. Dalam hal ini gelombang alpha dipakai sebagai pra hypnotis, Dalam sesi ini jelas siapa pun termasuk orang tua murid boleh menemani anak-anak. Bahkan dalam gelombang alpha orang tua pun akan merasa senang/relaks.
Setelah gelombang alpha terbuka, anak-anak telah siap masuk dalam sesi audio; Terapi Gelombang Otak dalam dunia kedokteran dipakai untuk terapi korban perang, dan terapi bagi pasien penderita kepribadian ganda; Sebelum di Terapi Gelombang Otak anak-anak dalam kondisi senang, gembira dan rileks.
A.9. KAJIAN MEDIS, MENGENAI
SKIN VISION
Cara kerja otak manusia adalah :
1. Otak menerima input/masukan
dari panca indra,
2. Mata memberi informasi ke otak melalui pengelihatan,
3. Telinga memberi informasi melalui pendengaran,
4. Kulit memberi informasi ke otak melalui perabaan,
5. Hidung memberi informasi ke otak melalui penciuman,
6. Lidah memberi informasi ke otak melalui pengecapan,
2. Mata memberi informasi ke otak melalui pengelihatan,
3. Telinga memberi informasi melalui pendengaran,
4. Kulit memberi informasi ke otak melalui perabaan,
5. Hidung memberi informasi ke otak melalui penciuman,
6. Lidah memberi informasi ke otak melalui pengecapan,
Jika otak manusia rusak, tentu
saja, walaupun punya mata, tetap saja, manusia tidak dapat melihat. Jadi yang
membaca masukan dari luar tetaplah otak.
Namun orang yang matanya rusak/buta, tetap saja otaknya dapat menerima masukan/input melalui indra lainnya yang masih normal.
Contoh; Orang buta: tetap dapat mengenali nilai nominal uang, karena dia menggunakan indra peraba, demikian juga pada pijat tunanetra, si orang tunanetra itu mengenali anatomi dari indra perabaan. Orang buta dapat berjalan tanpa menabrak tembok di rumahnya, karena ia menggunakan indra pendengaran, untuk mendeteksi seberapa jarak suara dengan pantulan dinding. Orang buta juga dapat mengerti sebuah makanan basi atau tidak, dengan cara menggunakan indra penciumannya
Namun orang yang matanya rusak/buta, tetap saja otaknya dapat menerima masukan/input melalui indra lainnya yang masih normal.
Contoh; Orang buta: tetap dapat mengenali nilai nominal uang, karena dia menggunakan indra peraba, demikian juga pada pijat tunanetra, si orang tunanetra itu mengenali anatomi dari indra perabaan. Orang buta dapat berjalan tanpa menabrak tembok di rumahnya, karena ia menggunakan indra pendengaran, untuk mendeteksi seberapa jarak suara dengan pantulan dinding. Orang buta juga dapat mengerti sebuah makanan basi atau tidak, dengan cara menggunakan indra penciumannya
A.10. PENGARUH TERAPI
GELOMBANG OTAK BAGI ORGAN TELINGA
Apa pengaruh Terapi Gelombang
Otak dengan suara yang sangat keras tersebut bagi kesehatan telinga?
Membran telinga/ gendang telinga
anak-anak akan mengalami gangguan yang cukup berarti. Apalagi volumenya
melebihi batas toleransi telinga misalnya jika sampai lebih dari 110 desibel
apabila aktivitasi tersebut pada volume antara 85-100 desibel maka tidak ada
masalah.
Dalam buku EFFEK MOZART,
diceritakan kisah nyata: Di arena balapan truk-tuk monster, dengan roda-roda
traktor raksasa, mesinnya digerung-gerungkan. Terdengar bunyi frekuensi rendah
dan keras serta menyeramkan, anak-anak menangis, berteriak serta menutup telinganya.
Mungkin tingkat volumenya di atas 120 desibel. Telinga anak-anak terlukasecara
harafiah, gendang
telinga anak-anak mengalami gangguan yang cukup serius.
Masih di buku yang sama : hasil
penelitian di sebuah sekolah di New York: Di sebuah SD, dalam kurun waktu 4
tahun, kelas yang berhadapan dengan jalur kereta api, murid-muridnya 11 bulan
terbelakang dari murid-murid di kelas normal, dan setelah kelas dipindah
prestasi anak-anak kembali normal
Kesimpulan Kajian Ilmu
Kedokteran
- Tuhan menciptakan otak kita begitu dahsyat.
- Otak manusia terdiri dari beberapa bagian
- Mesencephalon bukan penghubung bahkan penyeimbang otak kanan dan kiri, Mesencephalon adalah penghubung otak depan/otak besar dengan otak belakang di mana anatomi mesencephalon adalah menyatu dengan batang otak dan berada pada system limbic
- Fungsi Mesencephalon adalah sebagai fungsi visual, memori, emosi dan hormone
- Secara kedokteran orang mengatakan tidak mungkin bisa membaca KTP dengan mata tertutup, hal ini dimungkinkan jika membaca dengan mata tertutup menggunakan Gelombang Otak ini sudah terbukti
Kesimpulan Kajian Ilmu Psikologi
- Fungsi otak tengah/mesencephalon di dunia psikologi adalah: menjadi perantara antara pikiran sadar dan pikiran bawah sadar
- Pikiran sadar Otak mamalia baru. Neocortex
- Pikiran bawah sadar Otak Reptil/ batang otak
- Perantara pikiran sadar dan bawah sadar: Mesencephalon yang ada di antara otak depan dan otak belakang
- Pada dasarnya gelombang alpha adalah netral, bisa menjadi emosi positif, bisa juga menjadi emosi negative
- Sisi positif penambahan gelombang alpha adalah 28 manfaat bagi kesehatan mental seseorang, yang juga dapat diraih melalui olah raga dan meditasi
- Otak tengah kita tidak tidur, setiap hari kita menggunakan otak tengah.
- Contoh gelombang alpha, emosi negative, pada orang mabuk, Contoh gelombang alpha, emosi positif, adalah pada orang yang berolah raga.
- Penggunaan Otak berpikir/neo corteks dalam beremosi akan menghasilkan emosi positif
- Gamma dan Beta mewakili pikiran sadar bekerja di Neocortex
- Alpha menghubungkan pikiran sadar dan bawah sadar bekerja di sistem limbic/ termasuk mesencephalon
- Theta dan Delta mewakili pikiran bawah sadar, bekerja di batang otak / termasuk mesencephalon
- Krosscheck antara fungsi gelombang alpha di disiplin ilmu psikologi cocok dengan fungsi mesencephalon di disiplin ilmu kedokteran
- Ada perubahan paradigma belajar
- Gelombang Otak kita setiap saat menghasilkan impuls-impuls listrik. Aliran listrik ini, yang lebih dikenal sebagai gelombang otak, diukur dengan dua cara yaitu amplitudo dan frekuensi. Amplitudo adalah besarnya daya impuls listrik yang diukur dalam satuan micro volt. Frekuensi adalah kecepatan emisi listrik yang diukur dalam cycle per detik, atau hertz. Frekuensi impuls menentukan jenis gelombang otak yaitu beta, alfa, theta, dan delta. Jenis atau kombinasi dan jenis gelombang otak menentukan kondisi kesadaran pada suatu saat.
Pandangan keliru yang selama ini
ada dalam benak banyak orang adalah otak hanya menghasilkan satu jenis
gelombang pada suatu saat. Saat kita aktif berpikir kita berada pada gelombang
beta. Kalau kita rileks kita berada di alfa. Kalau sedang ngelamun, kita di
theta. Dan, kalau tidur lelap kita berada di delta. Pandangan itu salah. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pada suatu saat, pada umumnya, otak kita menghasilkan
empat jenis gelombang secara bersamaan, namun dengan kadar yang berbeda. Dalam
kondisi tertentu, misalnya meditasi, kita dapat secara sadar mengatur jenis
gelombang otak mana yang ingin kita hasilkan.
Setiap orang punya pola gelombang otak yang unik dan selalu konsisten. Keunikan itu tampak pada komposisi ke empat jenis gelombang pada saat tertentu. Komposisi gelombang otak itu menentukan tingkat kesadaran seseorang. Meskipun pola gelombang otak ini unik, tidak berarti akan selalu sama sepanjang waktu. Kita dapat secara sadar, dengan teknik tertentu, mengembangkan komposisi gelombang otak agar bermanfaat bagi diri kita.
Setiap orang punya pola gelombang otak yang unik dan selalu konsisten. Keunikan itu tampak pada komposisi ke empat jenis gelombang pada saat tertentu. Komposisi gelombang otak itu menentukan tingkat kesadaran seseorang. Meskipun pola gelombang otak ini unik, tidak berarti akan selalu sama sepanjang waktu. Kita dapat secara sadar, dengan teknik tertentu, mengembangkan komposisi gelombang otak agar bermanfaat bagi diri kita.
GELOMBANG BETA
Beta adalah gelombang otak yang
frekuensinya paling tinggi. Beta dihasilkan oleh proses berpikir secara sadar.
Beta terbagi menjadi tiga bagian, yaitu beta rendah 12-15 Hz, beta 16-20 Hz,
dan beta tinggi 21-40 Hz. Kita menggunakan beta untuk berpikir, berinteraksi,
dan menjalani kehidupan sehari-hari.
Meskipun beta sering kali
“menghilang” saat kita memfokuskan pikiran, beta tetap dibutuhkan agar kita
dapat menyadari dan ia di luar diri kita. Bersama dengan gelombang lainnya,
beta sangat dibutuhkan dalam proses kreatif. Tanpa beta, semua kreativitas yang
merupakan hasil pikiran bawah sadar akan tetap terkunci di bawah sadar, tanpa
bisa terangkat ke permukaan dan disadari oleh pikiran.
Walaupun beta merupakan satu
komponen yang sangat penting dalam kondisi kesadaran kita, bila kita beroperasi
semata-mata hanya dengan jenis gelombang ini, tanpa didukung oleh frekuensi
yang lebih rendah, maka akan menghasilkan satu kehidupan yang dipenuhi dengan
kekhawatiran, ketegangan, dan proses berpikir yang tidakfokus.
GELOMBANG ALFA
Alfa adalah jenis gelombang yang
frekuensinya sedikit lebih lambat dibandingkan beta, yaitu 8-12 Hz. Alfa
berhubungan dengan kondisi pikiran yang rileks dan santai. Dalam kondisi alfa,
pikiran dapat melihat gambaran mental secara sangat jelas dan dapat merasakan
sensasi dengan lima indra dan apa yang terjadi atau dilihat dalam pikiran. Alfa
adalah pintu gerban bawah sadar.
Pada tahun 60-an dan 70-an, alfa
sangat populer dan diklaim sebagai gelombang otak paling penting, yang
merupakan kunci untuk mencapai kesadaran yang lebih tinggi. Penelitian dengan
menggunakan mind technology modern yang dilakukan oleh banyak pakar terkemuka,
antara lain Maxwell Cade dan Anna Wise, membuktikan, bahwa alfa bukanlah jenis
gelombang terpenting.
Manfaat alfa yang utama dan
paling penting adalah sebagai jembatan penghubung antara pikiran sadar dan
bawah sadar. Alfa memungkinkan kita untuk menyadari keberadaan mimpi dan
keadaan meditasi terdalam yang kita capai. Tanpa alfa, kita tidak akan dapat
mengingat mimpi atau meditasi yang sangat dalam, saat kita terbangun atau
selesai bermeditasi.
GELOMBANG THETA
Theta adalah gelombang otak pada
kisaran frekuensi 4-8 Hz, yang dihasilkan oleh pikiran bawah sadar
(subconsciaus mind). Theta muncul saat kita bermimpi dan saat terjadi REM
(rapid eye movement). Pikiran bawah sadar menyimpan memori jangka panjang kita
dan juga merupakan gudang inspirasi kreatif. Selain itu, pikiran bawah sadar
juga menyimpan materi yang berasal dan kreativitas yang ditekan atau tidak
diberi kesempatan untuk muncul ke permukaan dan materi psikologis yang ditekan.
Meskipun kita dapat masuk ke theta dan mengakses berbagai materi yang tersimpan
di sana, bila tidak dibantu dengan gelombang alfa dan beta, semua materi itu
tidak dapat dikenali oleh pikiran sadar. Semua materi yang berhubungan dengan
emosi, baik itu emosi positif maupun negatif, tersimpan dalam pikiran bawah
sadar. Emosi-emosi negatif yang tidak terotasi dengan baik, setelah masuk ke
pikiran bawah sadar, akhirnya menjadi beban psikologis yang menghambat kemajuan
diri seseorang.
Bila kita berhasil masuk ke kondisi theta, kita akan mengalami kondisi meditatif yang sangat dalam. Semua pengalaman meditatif yang selama ini dicari oleh orang yang melakukan praktik meditasi, misalnya keheningan, ketenangan, kedalaman, dan puncak kebahagiaan, dirasakan di dalam theta. Theta adalah “puncak” di dalam “pengalaman puncak”. Saat komponen gelombang lainnya berada dalam takaran yang pas, bersama dengan theta, kita dapat merasakan pengalaman “ah-ha”. Saat kita ingin mengobati dan menyembuhkan tubuh atau pikiran, kita harus masuk ke theta agar dapat mencapai hasil maksimal.
Bila kita berhasil masuk ke kondisi theta, kita akan mengalami kondisi meditatif yang sangat dalam. Semua pengalaman meditatif yang selama ini dicari oleh orang yang melakukan praktik meditasi, misalnya keheningan, ketenangan, kedalaman, dan puncak kebahagiaan, dirasakan di dalam theta. Theta adalah “puncak” di dalam “pengalaman puncak”. Saat komponen gelombang lainnya berada dalam takaran yang pas, bersama dengan theta, kita dapat merasakan pengalaman “ah-ha”. Saat kita ingin mengobati dan menyembuhkan tubuh atau pikiran, kita harus masuk ke theta agar dapat mencapai hasil maksimal.
GELOMBANG DELTA
Delta adalah gelombang otak yang
paling lambat, pada kisaran frekuensi 0,1-4 Hz, dan merupakan frekuensi dan
pikiran nirsadar (unconsciaus mind). Pada saat kita tidur lelap, otak hanya
menghasilkan gelombang delta agar kita dapat istirahat dan memulihkan kondisi
fisik. Pada orang tertentu, saat dalam kondisi sadar, delta dapat muncul
bersama dengan gelombang lainnya. Dalam keadaan itu, delta bertindak sebagai
“radar’ yang mendasari kerja intuisi, empati, dan tindakan yang bersifat
insting. Delta juga memberikan kebijakan dengan level kesadaran psikis yang
sangat dalam.
Gelombang delta sering tampak
dalam diri orang yang profesinya bertujuan membantu orang lain. Orang yang
perlu memahami kondisi mental, psikologis, atau emosi orang lain. Orang yang
berprofesi sebagai “penyembuh” dan orang yang sangat mengerti orang lain
biasanya mempunyai gelombang delta dalam kadar yang tinggi. Delta muncul tidak
hanya saat kita memperhatikan orang lain, namun juga muncul saat kita berusaha
mengerti ide atau konsep, objek atau seni, atau apa saja yang membutuhkan
kesadaran nirsadar yang dalam.
Delta juga disebut dengan
orienting response karena berfungsi mengarahkan kita dalam hal waktu dan ruang.
Delta berfungsi sebagai sistem peringatan dini untuk merasakan adanya ancaman
atau bahaya. Delta memungkinkan kita untuk “melihat” informasi yang tidak dapat
ditangkap oleh pikiran sadar. Dari sudut pandang negatif, delta juga dapat
digunakan untuk kondisi berhati-hati yang berlebihan (hypervigilance). Sikap
hati-hati yang berlebihan, atau lebih tepat disebut dengan kepekaan, berguna
untuk anak yang mengalami abuse untuk memastikan kondisi emosi orangtuanya.
Dari pengamatannya, anak itu akan tahu apakah orangtuanya akan memukul atau
menghukum dirinya. Masalah akan timbul bila anak bertumbuh dengan delta yang
berlebihan dan secara terus-menerus “membaca” kondisi emosi di lingkungan
sekitarnya dan berusaha mengendalikan kondisi ini demi keselamatan hidupnya.
Orang dewasa yang terlalu peka, sebagai hasil dan mengembangkan sikap berhati-hati secara berlebihan sejak kecil dapat secara positif mengarahkan kepekaannya ini pada kemampuan persepsi psikis dan penyembuhan. Hal itu dapat dicapai karena radar delta yang telah sangat berkembang dalam dirinya. Delta juga dihubungkan dengan konsep collective unconscious.
Gelombang beta, alfa theta, dan delta adalah komponen pembentuk kesadaran kita. Keempat gelombang itu beropenasi dalam satu jalinan komposisi rumit yang menentukan kondisi kesadaran kita dalam suatu saat.
Orang dewasa yang terlalu peka, sebagai hasil dan mengembangkan sikap berhati-hati secara berlebihan sejak kecil dapat secara positif mengarahkan kepekaannya ini pada kemampuan persepsi psikis dan penyembuhan. Hal itu dapat dicapai karena radar delta yang telah sangat berkembang dalam dirinya. Delta juga dihubungkan dengan konsep collective unconscious.
Gelombang beta, alfa theta, dan delta adalah komponen pembentuk kesadaran kita. Keempat gelombang itu beropenasi dalam satu jalinan komposisi rumit yang menentukan kondisi kesadaran kita dalam suatu saat.
PIKIRAN BAWAH SADAR
Kita memiliki 2 jenis pikiran,
pikiran sadar dan pikiran bawah sadar yang sebenarnya merupakan suatu kesatuan.
Kedua pikiran ini saling bekomunikasi dan bekerja dalam waktu bersamaan, secara
paralel.’
Pikiran sadar memiliki empat
fungsi utama, yaitu:
1. Mengidentifikasi informasi
yang masuk
2. Membandingkan
3. Menganalisis
4. Memutuskan
2. Membandingkan
3. Menganalisis
4. Memutuskan
Saya tidak menjelaskan keempat
fungsi utama pikiran sadar di atas. Bukankah setiap hari Anda mengalami proses
pikiran tersebut? Saya yakin Anda sudah faham. Kita langsung fokus ke
penjelasan pikiran bawah sadar. Milton Erickson, seorang maestro hypnotherapy,
mengutarakan hasil pengamatannya terhadap pikiran bawah sadar sebagai berikut:
1. Kemampuan pikiran bawah
sadar terpisah dan pikiran sadar
Pikiran bawah sadar bekerja
terpisah dari pikiran sadar. Meskipun pikiran sadar dan bawah sadar bekerja
secara paralel, proses kesadaran dan proses berpikir yang berlangsung pada
masing-masing pikiran serta respons yang diberikan adalah dua hal yang berbeda.
Kedua pikiran ini bekerja saling mempengaruhi
Pikiran bawah sadar dapat mendengar atau melihat hal- hal yang tidak tertangkap oleh pikiran sadar. Pikiran bawah sadar bisa memikirkan satu hal yang berbeda dengan yang dipikirkan oleh pikiran sadar. Pikiran bawah sadar memiliki ketertarikan pada hal yang ia sukai, meski hal itu belum tentu menarik bagi pikiran sadar. Pikiran bawah sadar dapat mengendalikan aktivitas fisik tanpa disadari oleh pikiran sadar dan dapat mengungkapkan ide atau pemikiran yang berada di luar jangkauan persepsi pikiran sadar.
Biasanya, walaupun tidak berarti selalu, proses dan aktivitas pikiran bawah sadar mendukung atau meneruskan kegiatan dan keinginan pikiran sadar. Pada kondisi tertentu, pikiran bawah sadar dapat bertindak mandiri, lepas dan pengaruh pikiran sadar, mengungkapkan keinginannya, dan melakukan suatu tindakan yang tidak berhubungan dengan proses berpikir yang terjadi di pikiran sadar.
Pikiran bawah sadar dapat mendengar atau melihat hal- hal yang tidak tertangkap oleh pikiran sadar. Pikiran bawah sadar bisa memikirkan satu hal yang berbeda dengan yang dipikirkan oleh pikiran sadar. Pikiran bawah sadar memiliki ketertarikan pada hal yang ia sukai, meski hal itu belum tentu menarik bagi pikiran sadar. Pikiran bawah sadar dapat mengendalikan aktivitas fisik tanpa disadari oleh pikiran sadar dan dapat mengungkapkan ide atau pemikiran yang berada di luar jangkauan persepsi pikiran sadar.
Biasanya, walaupun tidak berarti selalu, proses dan aktivitas pikiran bawah sadar mendukung atau meneruskan kegiatan dan keinginan pikiran sadar. Pada kondisi tertentu, pikiran bawah sadar dapat bertindak mandiri, lepas dan pengaruh pikiran sadar, mengungkapkan keinginannya, dan melakukan suatu tindakan yang tidak berhubungan dengan proses berpikir yang terjadi di pikiran sadar.
2. Pikiran bawah sadar
adalah gudang penyimpanan informasi
Sering kali, orang sebenarnya
mempunyai begitu banyak pengetahuan, tetapi mereka tidak tahu jika mereka tahu.
Pengetahuan yang dimaksud bisa meliputi informasi yang berhubungan dengan
fisik, emosi, psikologis, atau intelektual yang dulunya diperoleh secara sadar,
melalui suatu upaya yang keras, namun setelah itu, pengetahuan itu seakan akan
hilang karena telah berada di luar wilayah pengamatan pikiran sadar.
Satu contoh sederhana adalah kemampuan berjalan tegak. Kemampuan ini adalah suatu kecakapan yang diperoleh melalui proses pembelajaran yang tidak mudah. Orang dewasa, walaupun mereka melakukan aktivitas “berjalan” setiap hari, mereka tidak sadar bahwa mereka bisa karena mereka telah berhasil mempelajari cara berjalan saat mereka masih kecil. Contoh lain adalah orang dapat belajar tanpa sadar bahwa mereka telah belajar sesuatu dan dapat menggunakan apa yang telah mereka pelajari secara otomatis. Jenis pembelajaran ini dapat terjadi karena pikiran bawah sadar merupakan sistem kesadaran dan pemrosesan informasi yang paralel dan terpisah dari pikiran sadar.
Satu contoh sederhana adalah kemampuan berjalan tegak. Kemampuan ini adalah suatu kecakapan yang diperoleh melalui proses pembelajaran yang tidak mudah. Orang dewasa, walaupun mereka melakukan aktivitas “berjalan” setiap hari, mereka tidak sadar bahwa mereka bisa karena mereka telah berhasil mempelajari cara berjalan saat mereka masih kecil. Contoh lain adalah orang dapat belajar tanpa sadar bahwa mereka telah belajar sesuatu dan dapat menggunakan apa yang telah mereka pelajari secara otomatis. Jenis pembelajaran ini dapat terjadi karena pikiran bawah sadar merupakan sistem kesadaran dan pemrosesan informasi yang paralel dan terpisah dari pikiran sadar.
3. Pikiran bawah sadar
adalah potensi yang belum digunakan
Setiap manusia normal terlahir
dengan membawa sistem saraf dan fisik yang rumit yang mampu melihat, mengamati,
memikirkan, dan memberikan respons. Namun, dalam proses tumbuh-kembang seorang
manusia, hanya sebagian kecil saja dari seluruh potensi untuk mengamati,
mengerti, dan memberikan respons yang berkembang sepenuhnya dalam pikiran
sadar. Semua potensi yang belum tergali dan berkembang berada di luar kendali
pikiran sadar dan masuk ke dalam kendali pikiran bawah sadar
Kemampuan pikiran bawah sadar jauh melebihi pikiran sadar dalam hal kemampuan persepsi, konseptual, emosi, dan respons. Pikiran bawah sadar berisi segala hal yang diabaikan, ditolak, atau tidak diperhatikan oleh pikiran sadar ditambah dengan semua hal yang ada di pikiran sadar. Pikiran bawah sadar dapat mengakses dan menggunakan segala sesuatu yang ada di pikiran sadar, sedangkan pikiran sadar umumnya tidak dapat menjangkau isi dan potensi pikiran bawah sadar.
Kemampuan pikiran bawah sadar jauh melebihi pikiran sadar dalam hal kemampuan persepsi, konseptual, emosi, dan respons. Pikiran bawah sadar berisi segala hal yang diabaikan, ditolak, atau tidak diperhatikan oleh pikiran sadar ditambah dengan semua hal yang ada di pikiran sadar. Pikiran bawah sadar dapat mengakses dan menggunakan segala sesuatu yang ada di pikiran sadar, sedangkan pikiran sadar umumnya tidak dapat menjangkau isi dan potensi pikiran bawah sadar.
4. Pikiran bawah sadar
sangat cerdas
Pikiran bawah sadar jauh lebih
cerdas, bijaksana, dan cepat daripada pikiran sadar. Pikiran bawah sadar dapat
menjangkau lebih banyak informasi daripada pikiran sadar dan dapat menganalisis
dan meninjau ulang suatu informasi tanpa pengaruh bias dan rasa bangga,
prasangka, atau pengharapan. Dengan kata lain, pikiran bawah sadar mewakili
suatu potensi intelektual yang berfungsi pada kapasitas puncak.
Meskipun pikiran bawah sadar sangat cerdas, hal itu tidak berarti ia tidak pernah berbuat salah. Kadang-kadang, pikiran bawah sadar bisa menarik satu kesimpulan yang keliru atau tidak logis karena terpengaruh oleh keterbatasan yang berhubungan dengan persepsi dan fisik.
Meskipun pikiran bawah sadar sangat cerdas, hal itu tidak berarti ia tidak pernah berbuat salah. Kadang-kadang, pikiran bawah sadar bisa menarik satu kesimpulan yang keliru atau tidak logis karena terpengaruh oleh keterbatasan yang berhubungan dengan persepsi dan fisik.
5. Pikiran bawah sadar
bersifat sangat sadar
Salah satu aspek paling penting,
yang bersifat paradoks, dan pikiran bawah sadar yaitu pikiran bawah sadar tidak
selalu bersifat tidak sadar. Sebaliknya, pikiran bawah sadar sebenarnya sangat
sadar dan responsif terhadap setiap kejadian. Pikiran bawah sadar dikatakan
tidak sadar dalam pengertian bahwa pikiran sadar tidak sadar akan keberadaan,
kegiatan atau operasi, upaya komunikasi, dan pengaruh pikiran bawah sadar
terhadap pikiran, persepsi, dan perilaku. Pikiran bawah sadar diberi nama
demikian karena (pikiran sadar) kita tidak sadar akan keberadaan pikiran ini.
Saat dua orang berinteraksi, pikiran bawah sadar mereka saling sibuk mengamati kegiatan bawah sadar lawan bicaranya, tanpa pikiran sadar mereka tahu apa yang sedang terjadi. Komunikasi bawah sadar mempunyai efek pengaruh yang sama kuat, bahkan bisa lebih kuat daripada pengaruh komunikasi dengan pikiran sadar.
Saat dua orang berinteraksi, pikiran bawah sadar mereka saling sibuk mengamati kegiatan bawah sadar lawan bicaranya, tanpa pikiran sadar mereka tahu apa yang sedang terjadi. Komunikasi bawah sadar mempunyai efek pengaruh yang sama kuat, bahkan bisa lebih kuat daripada pengaruh komunikasi dengan pikiran sadar.
6. Pikiran bawah sadar
mengamati dan memberikan respons dengan jujur
Bias, prasangka, penghakiman,
pengharapan, pengelompokkan persepsi, dan kerangka berpikir konseptual adalah
sifat pikiran sadar. Pikiran bawah sadar terbebas dan pengaruh pengaruh di atas
dan mampu menghasilkan kesadaran realita yang lebih objektif. Persepsi dan
pengetahuan pikiran bawah sadar tentang realita bersifat langsung, tidak bias,
dan apa adanya. Pikiran bawah sadar menyerap dan mengerti realita berdasarkan
pengalaman nyata sebagaimana adanya, tanpa harus melewati proses pemberian
makna atau penjelasan yang rumit, seperti yang dilakukan pikiran sadar. Pikiran
bawah sadar tidak menyaring atau mendistorsi suatu informasi agar bisa sesuai
dengan aturan atau acuan berpikir tertentu, Kemampuan persepsi, pemahaman, dan
respons pikiran bawah sadar sama dengan yang ditunjukkan oleh seorang anak kecil
yang masih polos, yang belum memiliki prasangka, bias, pengharapan, dan aturan
yang kaku seperti orang dewasa.
7. Pikiran bawah sadar
bersifat seperti anak kecil
Anak-anak lebih banyak
berhubungan atau menggunakan pikiran bawah sadar mereka daripada orang dewasa.
Pada saat masih kecil, pikiran sadar anak belum berkembang sepenuhnya sehingga
anak perlu mengakses pikiran bawah sadar mereka untuk membantu mereka belajar
dan berkembang. Dengan demikian, sifat dan perilaku anak mencerminkan pikiran
bawah sadar orang dewasa. Anak-anak sering kali lebih responsif terhadap proses
bawah sadar dan lebih awas dalam pengamatan mereka dibandingkan dengan orang
dewasa
8. Pikiran bawah sadar
adalah sumber emosi
Emosi sering kali muncul secara
mendadak, tidak diinginkan, dan tidak dapat dimengerti oleh pikiran sadar.
Secara umum, emosi muncul dan pikiran bawah sadar. Emosi adalah bentuk ekspresi
yang mencerminkan perasaan atau reaksi pikiran bawah sadar terhadap suatu
situasi, yang berhubungan dengan kepribadian individu.
Emosi bersifat tidak logis, tidak rasional, dan tidak sadar. Emosi bersifat alamiah dan merupakan satu bentuk komunikasi bawah sadar yang sangat bermanfaat. Emosi memberitahu bagaimana perasaan kita terhadap sesuatu, meskipun kita tidak sadar atas apa yang kita rasakan.
Emosi bersifat tidak logis, tidak rasional, dan tidak sadar. Emosi bersifat alamiah dan merupakan satu bentuk komunikasi bawah sadar yang sangat bermanfaat. Emosi memberitahu bagaimana perasaan kita terhadap sesuatu, meskipun kita tidak sadar atas apa yang kita rasakan.
9. Pikiran bawah sadar
bersifat universal
Proses dan sifat kerja pikiran
bawah sadar satu orang dan yang lain pada umumnya sama, tidak terpengaruh oleh
kebangsaan, latar belakang budaya, atau sejarah. Pikiran bawah sadar seseorang
dapat berkomunikasi secara efektif dengan pikiran bawah sadar orang lain
melebihi kemampuan pikiran sadar.
10. Pikiran bawah sadar
sebenarnya
merupakan suatu gambaran fakta
bahwa semua orang, pada awalnya, hanyalah manusia biasa, pada saat dilahirkan,
yang sama-sama membawa kemampuan mental dan fisik yang dapat dikembangkan dan
juga membawa kemampuan belajar alamiah. Isi pikiran bawah sadar setiap orang
tentunya berbeda, tergantung pada pengalaman, lingkungan, dan hasil
pembelajaran individu tersebut. Namun, bentuk, struktur, atau pola respons yang
bersifat mendasar pada setiap pikiran bawah sadar manusia sangat mirip satu
dengan yang lain. Bisa dikatakan bahwa manusia pada dasarnya sangat berbeda,
namun juga sangat mirip.
Fungsi dari gelombang otak:
Otak manusia apabila berfungsi
maksimal dan secara penuh, maka sebuah otak bisa mempunyai kekuatan listrik
sebesar 10 watt. Oleh karena itu, otak manusia disebut juga sebuah organ yang
bersifat ‘electrochemical’, yang mempunyai frekuensi gelombang elektro yang
disebut brainwaves atau gelombang otak. Gelombang otak kita bisa diukur dengan
sebuah alat ukur yang disebut ‘EEG’ Atau Electro Enchepalograph.
Ada empat macam gelombang otak,
yaitu: Beta, Alfa, Theta, dan Delta, yang masing-masing bisa diketahui
frekuensinya dengan alat EEG. Pengukuran gelombang otak ini berdasarkan pada
getaran yang ditimbulkan oleh otak kita dalam satu detik. Pada saat kita akan
diukur dengan alat EEG, maka kepala kita dipasang beberapa elektroda yang
dihubungkan dengan alat EEG tersebut. Setelah diukur, maka akan didapatkan
frekuensi gelombang otak. Dalam satu waktu yang bersamaan, kita tidak mungkin
berada dalam gelombang otak yang berbeda (misal Beta dan Alfa); akan tetapi
dalam satu waktu, kita hanya akan berada di dalam satu jenis gelombang otak
saja.
Berikut ini urutan gelombang
otak beserta frekuensinya:
1. Gelombang Beta
Frekuensi gelombang Beta
berkisar pada ukuran 13-40 Hz/detik. Gelombang Beta memiliki amplitudo yang
paling rendah, dan merupakan gelombang otak yang tercepat di antara yang
lainnya. Gelombang otak ini dihubungkan dengan mengaktifkan otak. Pada kondisi
ini, kita berada dalam keadaan sadar total dan sedang melakukan sebuah
pekerjaan yang menuntut konsentrasi yang tinggi, memakai pemikiran yang logis,
serta percakapan aktif, misalnya: mengajar, memberi presentasi, berdebat,
memberi pidato, maupun olah raga.
2. Gelombang Alfa
Frekuensi gelombang Alfa
berkisar pada ukuran 9-14 Hz/detik. Bila kita berada dalam gelombang Alfa ini,
maka kita dalam keadaan sadar tetapi rileks. Kalau pada gelombang Beta, kita
akan membangkitkan dan mengaktifkan daya kerja otak, sebaliknya pada gelombang
Alfa, kita tidak mengaktifkan otak, sebaliknya pada gelombang Alfa, kita
membuat otak dalam rileks dan tenang. Gelombang Alfa memiliki amplitudo tinggi
dengan kecepatan yang lebih rendah daripada gelombang Beta. Bila Anda sudah
menyelesaikan tugas, lalu duduk santai sambil membaca, maka gelombang otak Anda
dalam keadaan Alfa. Atau pada jam rehat, Anda berjalan-jalan pelan sendirian di
taman, maka gelombang otak Anda dalam keadaan Alfa. Membaca, belajar,
mendengarkan, melihat dan mengamati sesuatu juga dalam keadaan Alfa. Jadi
apabila ada seorang murid sulit berkonsentrasi dalam belajar, boleh jadi dia
butuh program relaksasi karena otaknya terlalu aktif (sering dalam keadaan
Beta, padahal belajar membutuhkan gelombang Alfa).
3. Gelombang Theta
Gelombang Theta memiliki amplitudo
yang lebih besar lagi dan frekuensi yang lebih rendah, yaitu: 5-8 Hz/detik.
Bila Anda telah menyelesaikan tugas, dan duduk lalu pikiran mulai
melayang-layang, melamun sambil mata tertutup sehingga terlepas dari keadaan di
sekeliling Anda, maka Anda dari gelombang Alfa rendah mulai memasuki gelombang
Theta. Atau Anda mandi di bawah air pancuran, atau berendam dalam bathtub, atau
sedang berayun-ayun dalam ayunan/hammock di bawah sebuah pohon, di mana Anda
merasa sangat relaks dan Anda melepaskan diri dari keadaan di sekitar Anda,
maka Anda mulai berada di gelombang Theta.
Pada gelombang Theta, seseorang selain dalam keadaan relaks dan tenang, biasanya akan lebih produktif. Insiprasi dan ilham muncul dalam gelombang Theta. Orang yang melakukan meditasi dan dalam keadaan khusyuk, maka gelombang otaknya dalam keadaan Theta. Bila Anda sedang asyik melamun di ayunan dan dibuai angin yang semilir, tiba-tiba diserang kantuk, maka Anda sudah mulai di gelombang Theta terendah dan sedang memasukit gelombang yang frekuensinya paling rendah yaitu gelombang Delta.
Pada gelombang Theta, seseorang selain dalam keadaan relaks dan tenang, biasanya akan lebih produktif. Insiprasi dan ilham muncul dalam gelombang Theta. Orang yang melakukan meditasi dan dalam keadaan khusyuk, maka gelombang otaknya dalam keadaan Theta. Bila Anda sedang asyik melamun di ayunan dan dibuai angin yang semilir, tiba-tiba diserang kantuk, maka Anda sudah mulai di gelombang Theta terendah dan sedang memasukit gelombang yang frekuensinya paling rendah yaitu gelombang Delta.
4. Gelombang Delta
Gelombang yang paling tinggi
amplitudonya tetapi paling rendah frekuensinya adalah gelombang Delta, berkisar
1,5-4 Hz/detik. Gelombang otak tidak pernah mencapai titik nol, karenai titik
nol menunjukkan otak telah mati. Biasanya gelombang Delta berkisar antara 2-3
Hz/detik. Pada titik ini maka Anda sudah terlelap tidur, tidak sadar pada
keadaan di sekeliling Anda.
Keadaan ketika Anda belum
terlelap, dan sedang berbaring membaca sebuah buku, maka Anda berada di titik
rendah Beta. Setelah itu, Anda meletakkan buku, mematikan lampu, dan menutup
mata Anda, maka Anda dari Beta pindah ke Alfa, lalu ke Theta, dan akhirnya
jatuh tertidur memasuki gelombang Delta.
Pernahkan pada suatu kali Anda
mengalami sulit berkonsentrasi, pelupa, mudah panik, atau sulit tidur? Atau
sebaliknya, pada saat tertentu Anda merasa mudah sekali mengingat sesuatu atau
cepat menangkap isi sebuah bacaan? Atau merasa relaks sehingga bisa tidur
dengan nyenyak? Ke semuanya itu berkaitan dengan gelombang otak Anda. Tindakan
kita berkaitan dengan gelombang otak. Sebaliknya gelombang otak bisa di
‘reprogram’ untuk mengkondisikan kita pada suatu tingkatan tertentu untuk bisa
memaksimalkan sebuah tindakan. Misalnya mendengarkan lagu lembut untuk masuk ke
gelombang alfa, sehingga kita bisa konsentrasi dan melakukan tugas dengan
maksimal dan fokus.
Atau pada saat otak Anda sedang
aktif, padahal Anda ingin tidur, maka Anda bisa mereprogram otak Anda dengan
mempraktikkan salah satu teknik relaksasi sehingga Anda dari dalam keadaan
Beta, setelah memulai relaksasi pelan-pelan masuk ke Alfa, kemudian makin lama
masuk ke Theta, dan selanjutnya bisa ke Delta, yaitu tertidur lelap. Untuk
belajar teknik relaksasi, sebaiknya Anda mengikuti sesi khusus sehingga bisa
mempelajari beberapa teknik relaksasi dari ahlinya. Beberapa teknik relaksasi
yang bisa membantu untuk mengatasi masalah insomnia adalah: teknik pernafasan,
pijatan, akupunktur, visualisasi, mendengarkan musik lembut, aroma terapi.
Untuk teknik pernafasan.
Maha Besar Allah yang telah
menciptakan segala sesuatu dengan sangat luar biasa. Salah satunya otak manusia
yang memiliki beberapa keistimewaan tersendiri.
Namun sayang, tidak semua orang
menyadari karunia besar ini, hingga membuat mereka kurang bersyukur dan kurang
memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.
Sumber:
Born to be a Genius, Adi W
Gunawan,
‘Living in Wellness-Trauma
Healing’ Patcriacia Mathes Cane, Ph.D,
‘What is the function of the
various brainwaves?’, Intelegen, Inc.
file:///D:/Download/Saint%20Abstraks/OPTIMALISASI%20&%20STIMULASI%20OTAK%20%20Dahsyatnya%20Otak%20Manusia.htm

Komentar
Posting Komentar